Rintik hujan meluruh perlahan
Membentuk butiran-butiran lembut
Yang menitik resah dikaca jendela
Dan membentuk lelehan bak airmata
Membentuk butiran-butiran lembut
Yang menitik resah dikaca jendela
Dan membentuk lelehan bak airmata
Semalaman aku menghayati makna
Dalam renungan memandangi kaca jendela
Sebentuk senyumpun menoreh hati
Dalam renungan memandangi kaca jendela
Sebentuk senyumpun menoreh hati
Keberadaanmu selalu kupertanyakan
Meski ku sadar tanpa alasan
Namun selali menjadi ingatan
Maafkan atas pertanyaanku
Meski ku sadar tanpa alasan
Namun selali menjadi ingatan
Maafkan atas pertanyaanku
Dan malam yang mulai larut
Dan rintik yang meluruh
Dan hati yang sunyi
Dan raga yang dahaga
Dan rintik yang meluruh
Dan hati yang sunyi
Dan raga yang dahaga
Love,
Apriela
Apriela
Tidak ada komentar:
Posting Komentar